Truk CDD penting dalam dunia logistik, apa itu truk CDD? apa saja fungsi dan jenisnya? yuk, simak artikel ini!
Dalam dunia logistik, truk CDD dikenal memiliki daya angkut yang lebih besar dibandingkan truk biasa. Ini karena mereka memiliki dua roda belakang di bagian belakang, yang membuatnya mampu menahan beban yang lebih berat dan tetap stabil saat melaju.
Truk CDD menjadi truk yang banyak digunakan oleh perusahaan logistik, karena memiliki muatan yang cukup besar membuatnya tetap luwes baik di kota maupun di luar kota. Penting bagi pelaku bisnis mengetahui apa itu truk CDD? apa saja jenisnya? dan bagaimana fungsinya? maka dari itu, yuk, simak artikel ini sampai habis!
Apa Itu Truk CDD?
Truk colt diesel double (CDD) merupakan truk muatan yang memiliki ban belakang yang dobel, dengan spesifikasi dua sumbu roda dan enam ban, dengan dua ban di depan dan empat ban di belakang. Satu ban di kanan ban depan dan satu ban di kiri ban depan. Empat ban di belakang terdiri dari dua ban di samping kanan dan dua ban di samping kiri.
Muatan dalam truk CDD dapat menampung maksimal empat ton dengan berat muatan yang terdistribusi secara menyeluruh. Truk CDD biasanya digunakan untuk mengirimkan barang dengan muatan yang berat atau kondisi jalan yang terjal, seperti truk yang mengangkut material konstruksi.
Fungsi-Fungsi Truk CDD bagi Perusahaan!
1. Distribusi Barang dalam Kota dan Antar Kota
Truk CDD sangat ideal untuk pengiriman barang dari gudang ke toko-toko atau konsumen di area urban maupun antar kota dalam jarak menengah. Dimensinya yang tidak terlalu besar memudahkan akses ke jalan sempit, sementara daya angkutnya cukup besar untuk logistik harian.
2. Pengangkutan Barang Berkapasitas Sedang
Dengan sasis kuat dan kapasitas muatan yang lebih besar dibanding pickup, truk CDD cocok untuk membawa barang dalam jumlah sedang, ideal untuk kebutuhan distribusi retail, bahan bangunan, hingga bahan makanan.
3. Fleksibel untuk Berbagai Jenis Kargo
Truk CDD dapat dimodifikasi dengan berbagai jenis karoseri, seperti boks tertutup, bak terbuka, atau bak berpendingin (refrigerated). Hal ini membuatnya fleksibel untuk angkut barang padat, cair, bahkan beku.
4. Mendukung Operasional di Area dengan Jalan yang Terjal
Dengan suspensi kuat dan ground clearance yang cukup tinggi, truk CDD masih bisa diandalkan di medan semi-berat, seperti area konstruksi, daerah pedesaan, atau perkebunan yang jalannya belum diaspal sempurna.
5. Efisien untuk Kebutuhan Logistik Skala Menengah
Truk ini menjadi pilihan ideal bagi perusahaan yang belum membutuhkan truk besar (seperti tronton) tetapi membutuhkan kendaraan yang lebih besar dari pickup. Biaya operasionalnya relatif lebih rendah daripada truk besar.
Truk CDD memiliki fungsi yang beragam seperti yang dijelaskan di atas, selain itu, truk ini juga memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan space muatannya. Yuk, simak artikel ini sampai akhir ya!
Ini Dia Jenis-Jenis dari Truk CDD!
1. Truk Box
Jenis dari colt diesel double yang cukup umum digunakan di Indonesia. Bagian belakang truk ini dilengkapi dengan box berbahan besi atau aluminium yang digunakan untuk mengangkut barang. Jenis truk ini sering dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan untuk keperluan distribusi barang. Umumnya, ukuran box pada truk ini memiliki panjang sekitar 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 2 meter.
2. Truk Box Long
Jenis truk tersebut dilengkapi dengan box berukuran lebih panjang. Berbeda dari versi standar, truk ini memiliki panjang box sekitar 5 hingga 6 meter, sehingga mampu mengangkut lebih banyak muatan. Jenis truk ini umum digunakan oleh perusahaan ekspedisi atau jasa pengiriman barang karena kapasitasnya yang lebih besar.
3. Truk Bak
Truk bak adalah jenis colt diesel double yang paling umum di Indonesia, dengan bak kayu terbuka di bagian belakang. Ukuran dari truk ini adalah truk ini adalah panjang 4 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,7 meter. Atas dari bak yang terbuka dapat ditutupi oleh terpal, jika diperlukan.
4. Truk Los Bak
Jenis truk ini tanpa dinding di sisi samping dan belakang, sehingga memudahkan proses bongkar muat dari berbagai arah. Truk ini ideal untuk mengangkut barang berat seperti semen, bata ringan, dan mesin.
5. Truk Tangki
Truk tangki merupakan jenis colt diesel double yang dilengkapi tangki di bagian belakang untuk mengangkut cairan seperti air, minyak, oli, atau limbah cair.
6. Dump Truck
Jenis colt diesel double dengan bak besi yang dirancang untuk mengangkut material berat seperti pasir, batu, koral, dan sejenisnya.
Optimalkan Fungsi Truk CDD dengan GPS Tracker Berikut!
Truk CDD memiliki peran penting dalam perusahaan logistik, terutama dalam operasional distribusi barang. Truk ini memiliki fungsi yang beragam, seperti membantu pengiriman muatan barang berat, mendukung operasional jalan yang terjal, distribusi barang antar kota, dll.
Fungsi-fungsi tersebut dapat lebih optimal dengan menggunakan GPS tracker, dengan beberapa fitur yang dimilikinya, seperti pemantauan jarak jauh, rekaman riwayat perjalanan, pemilihan rute, sampai mengumpulkan data kendaraan, pengemudi, dan perangkat. GPS tracker dapat mendukung penuh operasional truk CDD dalam perusahaan Anda.
GPS tracker Arvento hadir dengan segala keunggulan yang dimilikinya yang dapat mengoptimalkan operasional perusahaan Anda. Mulai dari pemantauan secara real-time sampai optimalisasi rute perjalanan agar kendaraan tidak melewati jalur macet.
Optimalkan operasional perusahaan Anda dalam penggunaan truk CDD dengan bantuan teknologi canggih GPS Arvento! kunjungi arvento.id atau hubungi Arvento Indonesia di sini untuk konsultasi terkait produk yang sesuai untuk bisnis Anda!